Ruang Lingkup Bisnis



Ruang Lingkup Bisnis

Bisnis merupakan sebuah organisasi dengan tujuan menjual barang dan jasa kepada pembeli atau usaha lainnya dengan tujuan mendapatkan laba/keuntungan.

Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli

1. Brown dan Pettrelo (1976)

                Bisnis adalah sebuah lembaga yang menghasilkan jasa dan barang yang sedang diperlukan masyarakat.

2.  Steinford (1979)

                Bisnis adalah sebuah kegiatan yang menyediakan iasa atau barang yang dibutuhkan konsumen.

3. Huat, T Chwee (1990)

                Bisnis menjadi sebuah sistem yang memproduksi jasa dan barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

4. Musselman dan Jackson (1992)

                Bisnis adalah jumlah dari keseluruhan aktivitas yang diorganisir oleh orang yang sedang berkecimpung dalam bidang industri dan perniagaan yang menyediakan jasa dan barang untuk memenuhi kebutuhan memperbaiki kualitas hidup.


Jenis Bisnis

1. Monopsoni

                Monopsoni adalah suatu keadaan dimana satu pelaku usaha menguasahi penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang atau jasa dalam suatu pasar komoditas.

2. Monopoli

                Monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.

3. Oligopoli

                Oligopoli adalah pasar dimana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan.

4. Oligopsoni

                Oligopsoni adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku uasaha menguasai permintaan pasokan dan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan jasa dalam suatu pasar komoditas.



Tujuan Kebijakan Bisnis

1. Sebagai Salah Satu Sumber Pendapatan Pemerintah

2. Pemerataaan Pembangunan

3. Melindungi Konsumen

4. Melindungi Usaha Kecil dan Menengah

5. Melindungi Lingkungan Hidup Sekitarnya


Sistem Perekonomian

Sistem perekonomian adalah suatu sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimiliki baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Sistem perekomomian dibagi menjadi empat kelompok :

1. Sistem Ekonomi Tradisional

                Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat jaman dahulu. Dalam bidang produksi hanya memproduksi untuk diri sendiri saja.

Ciri sistem ekonomi tradisional :

a. ) aturan yang dipakai adalah aturan tradisi, istiadat dan kebiasaan

b. ) kehidupan masyarakat sangat sederhana

c. ) teknologi produksi sangat sederhana

2. Sistem Ekonomi Komando ( Sosialis )

                Sistem ekonomi komando merupakan sistem pengaturan perekonomian yang dilakukan pemerintah secara terpusat.

Ciri sistem ekonomi komando :

a. ) permasalahan ekonomi dipecahkan oleh pemerintah pusat

b. ) kegiatan ekonomi diatur oleh negara

c. ) semua alat produksi dikuasahi oleh negara

3. Sistem Ekonomi Pasar ( Liberal )

                Sistem ekonomi pasar merupakan sistem ekonomi yang menghendaki pengolahan dan pemanfaatan sumber daya didalam perekonomian yang dilakukan oleh individu tanpa campur tangan pemerintah.

Ciri sistem perekonomian pasar :

a. ) setiap individu memiliki kebebasan untuk memiliki faktor produksi

b. ) perekonomian diatur oelh mekanisme pasar

c. ) peranan pemerintah dalam perekonomian sangat kecil

4. Sistem Ekonomi Campuran

                Sistem ekonomi campuran merupakan sistem ekonomi yang lahir sebagai alternative dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar.

Ciri sistem ekonomi campuran :

a. ) hak milik individu atas faktor produksi  diakui

b. ) kepentingan umum lebih diutamakan

c. ) Campur tangan pemerintah dalam perekonomian hanya menyangkut faktor-faktor yang menguasai hajat hidup orang banyak


Kesempatan Bisnis/Usaha :

1. Bisnis Orang Lain

2. Kebutuhan Masyarakat

3. Tren Peluang Usaha Yang Ada Dipasaran

4. Melakukan Identifikasi Celah Pasar


Unsur Penting Dalam Aktivitas Ekonomi

1. Keinginan Manusia

                Keinginan merupakan sebuah kebutuhan. Kebutuhan manusia dibagi menjadi 3 yaitu :

                a. ) Kebutuhan Primer : Kebutuhan yang sangat pokok

                b. ) Kebutuhan Sekunder : Kebutuhan sampingan

                c. ) Kebutuhan Tesier : Kebutuhan akan barang mewah

2. Faktor – Faktor Produksi

                Faktor produksi merupakan sumber – sumber yang mampu menghasilkan barang dan jasa untuk memuaskan keinginan manusia.



3. Cara Berproduksi

                Merupakan sebuah langkah atau keputusan “ Decision Making”, oleh pengendali usaha dalam mengembangkan usahanya.

Hakikat Bisnis

Hakikat bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia, organisasi ataupunmasyarakat luas. Businessman (seorang pebisnis) akan selalu melihat adanya kebutuhanmasyarakat dan kemudian mencoba untuk melayaninya secara baik sehingga masyarakatmenjadi puas dan senang. Dari kepuasan masyarakat itulah si pebinisnis akan mendapatkankeuntungan dan pengembangan usahanya.


Mengapa Belajar Bisnis

keinginan dan kebutuhan hidup manusia terhadap segala sesuatu baik barang maupun jasa yang menjadikan alasan utama mengapa bisnis itu penting. Dengan bisnis kita dapat memperoleh keuntungan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan kita serta dapat membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi angka penganguran.