KEWIRASWASTAAN DAN PERUSAHAAN KECIL
Wiraswastawan adalah
seseorang yang mempunyai kemampuan dalam memanfaatkan kesempatan usaha untuk
menghasilkan sesuatu yang dapat dijual atau ditukarkan dalam rangka memperoleh
pendapatan.
Unsur-unsur Pnting Wiraswasta
a.)
Unsur Pengetahuan
Dalam dunia usaha, diperlukan
kemampuan yang komprehensif, wiraswastawan dituntut untuk mempunyai pengetahuan
dan kemampuan penalaran yang tinggi.
b.)
Unsur Ketrampilan
Wiraswatawan yang mempunyai
ketrampilan tinggi akan mempunyai peluang keberhasilan yang lebih tinggi,
ketrampilan akan memudahkan dan memperlancar penyelesaian berbagai tugas yang
harus dijalani.
c.)
Unsur Sikap Mental
Untuk berwiraswasta, diperlukan
adanya sikap mental yang fleksibel, sesuai dengan perkembangan keadaan,
dinamis, kreatif, dan penuh inisiatif.
d.)
Unsur Kewaspadaan
Merupakan paduan unsur pengetahuan
dan sikap mental dalam menghadapi keadaan yang akan datang, unsure kewaspadaan
terkait erat dengan rencana tindakan wiraswastawan dalam mengantisipasi keadaan
yang akan terjadi.
Cara Memasuki Perusahaan
Ada
tiga cara untuk memasuki perusahaan dan menjadikannya sebagai hak milik :
1.
Membeli Perusahaan Yang Telah Dibangun
Membeli perusahaan yang telah
dibangun dapat memberikan sejumlah keuntungan dalam kaitannya dengan lokasi
perusahaan, evaluasi kinerja perusahaan, efisiensi usaha/waktu, maupun dalam
biaya pendirian. Dengan mengambil alih perusahaan yang telah dibangun, berarti
telah tersedia modal, teknologi, tenaga kerja dan bahkan pelanggan.
2.
Memulai Perusahaan Baru
Pembuatan perusahaan baru
memungkinkan pemilik untuk memilih lokasi, seleksi dalam rekrutmen tenaga
kerja, pemilihan merk dagang, teknologi, jenis peralatan dan sebagainya.
3.
Pembelian Hak Lisensi ( Franchising/Waralaba )
Dengan franchising, perusahaan
diselenggarakan seolah-olah menjadi bagian dari suatu rangkaian yang besar,
lengkap dengan nama, produk merk dagang dan prosedur penyelenggaraan standar.
Kiat – Kiat Memilih Usaha Franchising
-
Produk
yang dijual harus disukai semua orang
-
Merk
dagang produk harus sudah dikenal
-
Harus
standar dalam segala aspek
Jenis – Jenis Usaha Yang Potensial Diwaralabakan
1.
Produk dan Jasa Otomotif
Contoh : Jasa parkir, Perbaikan
kendaraan ( bengkel ), Penyewaan kendaraan
2.
Bantuan dan Jasa Bisnis
Contoh : Jasa akuntansi, Periklanan,
Penasihat keuangan dan pajak
3.
Produk dan Jasa Konstruksi
Contoh : Jasa kontraktor, Perawatan
dan perbaikan rumah, Jasa AC
4.
Jasa Pendidikan
Contoh : Bimbingan belajar,
Pelatihan keterampilan, Manajemen
5.
Rekreasi dan Hiburan
Contoh : Hotel, Kolam renang
6.
Fastfood dan Take Away ( makanan siap saji )
Contoh : Ayam Goreng, Soto, Aneka
jajanan ( tradisional )
7.
Stan Makanan / Food Stalls
Contoh : Toko hasil ternak, Toko
makanan kesehatan, Toko aneka makanan kecil
8.
Perawatan Kesehatan, Medis dan Kecantikan
Contoh : Salon kecantikan, Pusat
kebugaran, Jasa akupuntur
9.
Jasa membersihkan karpet, Pemasangan gorden, Kebersihan rumah
10.
Eceran/Retailing
Contoh : Barang-barang rumah tangga,
Perangkat keras computer, Dry cleaning
Ciri – Ciri Perusahaan Kecil
- Manajemen berdiri sendiri
- Investasi modal terbatas
- Daerah operasinya lokal
- Ukuran secara keseluruhan relative kecil
Kekuatan dan Kelemahan Perusahaan Kecil
Kekuatan perusahaan kecil adalah
kebebasan untuk bertindak dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan setempat,
sedangkan kelemahannya adalah spesialisasi, modal, dan jaminan pekerjaan
terhadap karyawannya.
Keuntungan Perusahaan Kecil
-
Penyesuaian
dengan kebutuhan setempat dapat berjalan dengan baik
-
Keeratan
hubungan dengan pelanggan
-
Fleksibilitas
penyesuaian usaha dengan perubahan
selera pelanggan
Kelemahan Perusahaan Kecil
-
Mudah
terpengaruh perubahan situasi
-
Kondisi
ekonomi
-
Persaingan
-
Lokasi
yang buruk
Mengembangkan Perusahaan Kecil
Untuk mengembangkan perusahaan
diperlukan pertimbangan yang matang terhadap tiga hal yaitu : profil pribadi,
profil perusahaan, serta paket pinjaman. Pertimbangan yang matang untuk
mengembangkan perusahaan, memerlukan kejelian yang erat terkait dengan :
a.)
Kemampuan manajemen
b.
) Pemenuhan kebutuhan modal
c.)
Pemilihan bentuk kepemilikan perusahaan
d.)
Strategi untuk memenangkan persaingan pasar
Kegagalan Perusahaan
Kecil
Faktor- Faktor Penyabab Kegagalan :
§
Kurangnya
pengalaman manajemen
§
Kurangnya
modal
§
Kurangnya
kemampuan dalam promosi penjualan
§
Ketidakmampuan
untuk menagih piutang yang macet
§
Penggunaan
teknologi yang ketinggalan jaman
§
Kurangnya
perencanaan perusahaan
§
Kesalahan
pemilihan bidang usaha
Tanda – Tanda Kegagalan Perusahaan :
§
Penjualan
yang menurun
§
Perbangingan
utang yang semakin tinggi
§
Biaya
operasi semakin meningkat
§
Pengurangan
dalam modal kerja
§
Penurunan
keuntungan
§
Peningkatan
kerugian
Tindakan Perbaikan Untuk Mengatasi Kegagalan Perusahaan
§
Mengurangi
biaya operasi
§
Berusaha
meningkatkan penjualan melalui perbaikan metode pemasaran
§
Peninjauan
kembali kerugian-kerugian kredit
§
Memeriksa
ulang posisi persediaan
Perbedaan antara kewirausahaan dan bisnis kecil
Kewirausahaan
adalah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk memanfaatkan kesempatan untuk
dijadikan sebagai peluang usaha sedangkan Bisnis kecil adalah usaha yang
dilakukan dalam skala kecil, biasanya daerah operasinya local.
Sumber :
M.
Fuad, Christine H, Nurlela, Sugiarto, Paulus YEF, Pengantar
Bisnis, Gramedia, Jakarta, 2000
0 komentar:
Posting Komentar